
Setidaknya, sambung Ade, PTT atau Jalan Puncak II terbuka dan bisa dilalui untuk menunjang perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tersebut.
“Minimal ada keinginan kuat dari masyarakat. Saya harapkan masyarakat juga ikutan gotong royong. Pembangunannya harus dipaksa karena memang kebutuhan,†ungkapnya.
Jika TMMD berjalan, nantinya Pemkab Bogor siap menggelontorkan anggaran lebih besar agar PTT bisa lebih cepat terbuka dan siap dipakai sebagai jalan yang mengurangi beban Jalan Raya Puncak.
“Kalau Rp5 miliar masih kurang, tahun berikutnya kita gelontorkan lagi yang lebih besar. Kalau ada jalan, potensi wisata di timur sana bisa terlihat. Kalau nggak ada jalan nggak terlihat.” tegasnya. (Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















