Komisioner KPAI Minta Kemdikbud Evaluasi Pramuka Ekskul Wajib Sekolah

“KPAI memandang bahwa kegiatan susur sungai bagi anak-anak usia SMP tidak tepat, apalagi di musim penghujan seperti saat ini. Karena idealnya susur sungai dilakukan oleh orang-orang dewasa yang telah memiliki keterampilan. Seperti TNI, Mapala, komunitas sungai, mereka-mereka yang telah terbiasa,” ujarnya.

KPAI menyayangkan pihak sekolah yang diduga ceroboh, karena tidak menghitung faktor risiko. Apalagi saat ini sedang berlangsung musim penghujan.

BACA JUGA :  MURID BERPRESTASI SAAT LIBURAN

“Sejatinya para guru dan pelatih melakukan survei sebelumnya, termasuk mempertimbangkan kondisi cuaca, jalur evakuasi, kemudahan naik dan turun ke badan sungai, termasuk debit sungainya, apalagi ketika membawa ratusan murid yang masih usia SMP,” ucapnya.

Oleh karena itu, KPAI mendorong Inspektorat dan Dinas Pendidikan Sleman memeriksa kepala sekolah, guru, dan para pembina Pramuka. Mulai terkait latar belakang hingga perizinan kegiatan susur sungai.

BACA JUGA :  Tidur di Kamar Dingin Setiap Malam, Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda

Selain itu, ia meminta polisi menyelidiki kasus siswa SMP hanyut ini secara menyeluruh. Jika terbukti ada kelalaian pihak sekolah, ia meminta harus ada proses hukum ditegakkan.

Di sisi lain, KPAI mendorong P2TP2A dan Dinas PPPA untuk melakukan pemulihan psikologi para siswa SMP Negeri 1 Turi.  (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================