
Keputusan penunjukan Muhyiddin Yassin menjadi pengganti Mahathir Mohmad sendiri diumumkan Istana Negara Malaysia pada Sabtu 29 Februari 2020. Dalam pernyataan resmi Istana Negara Malaysia, penunjukan Muhyiddin merupakan keputusan terbaik demi mengakhiri kemelut politik negara tersebut.
Berada di posisi eksekutif Malaysia bukan menjadi hal asing bagi Muhyiddin, yang terakhir kali menjabat Wakil Perdana Menteri di masa kepemimpinan PM Najib Razak. Muhyiddin diberhentikan dari posisinya pada 2015, akibat bersuara kritis mengenai dugaan kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret Najib Razak.
Jabatan terakhir Muhyiddin sendiri bersama kabinet Pakatan Harapan bentukan Mahathir adalah Menteri Dalam Negeri. Posisi tersebut diperkirakan berkaitan dengan hubungan keduanya sebagai pendiri Partai Pribumi Bersatu Malaysia atau Bersatu. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















