611 Rumah Rusak, Sekcam Pamijahan : Sifatnya Masih Sementara

PAMIJAHAN TODAY – Sekretaris Camat Pamijahan, Yudi Hartono menyebut, sebanyak tujuh desa di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor terdampak gempa yang terjadi pada, Selasa (10/3/2020) kemarin sore berjumlah 611 unit rumah mengalami rusak berat dan ringan.

Tujuh desa tersebut meliputi, Desa Ciasmara, Cibunian, Pasarean, Ciasihan, Gunung Bunder I, Cibitung Kulon dan Desa Purwabakti yang termasuk paling terdampak.

Namun, menurutnya rincian laporan hasil pengecekan dan pendataan rumah yang terdampak itu sifatnya masih sementara yang dijumlahkan dari pukul 02.15 WIB tadi malam.

BACA JUGA :  Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Tuan Rumah Diunggulkan Raih Kemenangan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

“Rusak Ringan ada 487 rumah, sedang 80 rumah dan rusak berat 44 rumah. Untuk desa yang paling parah mengalami kerusakan ada di Desa Purwabakti dengan rincian, rusak ringan 378, sedang 13, berat 30,” kata Yudi, kepada wartawan Rabu (11/3/2020).

Selain merusak bangunan, dikabarkan lima warga mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan saat terjadi gempa. Lima orang luka tersebut berada di Desa Purwabakti dua orang, Desa Cibitung Kulon dua orang, dan Desa Ciasihan satu orang luka. Namun, tak ada korban jiwa dalam kejadian kemarin sore itu.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, RSUD R. Moh. Noh Nur Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Lewat Biopori

“Luka ringan saja tidak parah dan data ini juga masih sementara dari aparatur desa kemudian anggota BPBD juga masih terus melakukan pendataan,” pungkasnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================