Narapidana Wanita Produksi Masker, Masyarakat Berdatangan Memesan

Mendengar ada produksi masker di Lapas, masyarakat ramai-ramai datang untuk memesan. Pesanan bahkan datang dari sejumlah toko di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Namun, para narapidana wanita terpaksa bersabar. Untuk menggunting kain bisa dilakukan dalam jumlah besar. Namun, bagian menjahit menjadi sangat terbatas karena keterbatasan alat.

BACA JUGA :  Eva Rudy Susmanto Ajak Pelaku UMKM Kabupaten Bogor Melek Digital dan Siap Naik Kelas

“Bayangkan sendiri seberapa kencang satu mesin jahit. Secanggih apa pun tukang jahitnya, pasti tidak bisa banyak. Ini keterbatasan kita,” kata Yusnaidi.

Saat ini, tersisa 326 Lapas itu. Sebanyak 52 orang di antaranya telah dibebaskan sesuai keputusan Kementerian Hukum dan HAM beberapa hari lalu. Mereka yang bebas mendapat program asimilasi untuk pencegahan penyebaran virus corona dalam lembaga pemasyarakatan. (Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================