Antrian di Stasiun Bogor Mengular, Ridwan Pilih Tidak Masuk Kerja

BOGOR TODAY – Penumpukan penumpang kereta api listrik (KRL) terjadi di stasiun Bogor. Penumpukan itu terjadi karena pihak stasiun menerapkan pembatasan bagi penumpang KRL yang hendak ke Jakarta.

Pantauan Bogor Today, Senin (13/4/2020) pukul 08.00 WIB, terlihat ratusan penumpang mengantre mulai dari jembatan penyebarangan orang (JPO) sampai pintu gerbang stasiun.

Berdasarkan informasi, antrean tersebut sudah terjadi sejak subuh. Bahkan, sejumlah penumpang memutuskan untuk kembali pulang atau tidak masuk kerja ke Jakarta. Salah satunya, Ridwan (31) warga Cikaret Kota Bogor.

Ridwan yang bekerja sebagai cleaning service di salah satu perusahaan media di Jakarta memutuskan pulang ke rumah. Keputusan itu dia ambil karena jika dipaksakan dirinya akan terlambat masuk kerja.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

“Tadi saya berangkat dari rumah jam 6 pagi dan sampai ke stasiun jam 06.30 WIB. Sesampainya di stasiun ternyata sudah antre panjang. Saya sempat ikut ngantre sampai jam 07.30 WIB, tapi antrean terus mengular, akhirnya saya putuskan kembali pulang,” kata Ridwan kepada Bogor Today.

Dia mengatakan, jika dipaksakan tidak memungkinkan karena jam masuk kerja pukul 09.00 WIB. Akhirnya, dia pun meminta izin ke kantornya untuk tidak masuk kerja. “Iya, saya sampai minta izin untuk tidak masuk kerja dan pihak kantor mengerti,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Ridwan menjelaskan, antrean tersebut lantaran pihak stasiun menerapkan pembatasan penumpang. “Katanya sekarang dibatasi, per gerbong cuma boleh di isi 10 orang dan diberlakukan di setiap stasiun. Nah, kalau 10 gerbong berarti 100 orang dan 12 gerbong di isi 120 orang, artinya kalau saya paksakan tidak mungkin, sedangkan masuk kerja jam 9 pagi,” pungkasnya. (Heri)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================