Bupati Bogor Tegur PT KCI Hentikan Operasional Sementara

CIBINONG TODAY – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada PT KCI untuk
menghentikan layanan operasional sementara selama 14 hari kedepan saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diberlakukan, Rabu (15/4/20200 mendatang.

Pasalnya, menurut Ade jika PT KCI tetap beroperasi akan sulit mengontrol physical distancing (jaga jarak) antar penumpang di dalam kereta. Sehingga PSBB yang dilaksanakan tersebut tidak berdampak apa-apa dan hanya membuang waktu.

“Dari Bogor mungkin bisa diawasi. Tetapi banyak penumpang naik di setiap stasiun, sehingga semakin banyaknya penumpang akan sulit mengontrolnya,”kata Ade dalam keterangan video yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi, Minggu
(12/4/2020) malam.

BACA JUGA :  Tiga Toko Miras Ilegal di Cileungsi Bogor Diganyang Satpol PP

Kabupaten Bogor, sambung Ade, adalah daerah yang berbatasan dengan langsung dengan Ibu Kota Jakarta yang merupakan epicenter atau pusat Corona Virus Deasese (Covid-19) dengan pertambahan kasus yang sangat signifikan.

Diketahui, dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, 11 diantaranya dinyatakan zona merah peenyebaran Covid-19. Diantaranya, Kecamatan Cibinong, Gunungputri, Bojonggede, Citeureup, Cileungsi, Jonggol, Ciomas, Ciampea, Kemang, Ciseeng dan Parung.

“Data yang dirilis, Minggu (12/4/2020) jumlah ODP 953 kasus, 558 diantaranya selesai penanganan dan 395 masih dalam pantauan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk jumlah PDP total tercatat sebanyak 525 kasus, selesai penanganan 181. 332 dalam pengawasan dan 12 kasus terkonfirmasi meninggal dunia. “Untuk pasien positif terdata terkonfirmasi 36 kasus. Positif aktif 28 kasus, dikabarkan sembuh tiga kasus dan meninggal tiga kasus,”bebernya.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Dikatakan Ade, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah jika masyarakat Kabupaten Bogor tidak menghiraukan imbuan pemerintah untuk tidak keluar rumah jika tidak berkepentingan.

“Untuk yang tidak berkepentingan agar tetap dirumah termasuk juga kami perhatikan arus masuk orang dari luar Bogor. Karena umumnya tertularnya dari wilayah Jakarta,” tutup Ade.
(Bambang Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================