
“Keluarga korban itu masuk ODP, terdiri dari Istri, satu anak dan satu orang pembantu rumah tangga. Ketiganya akan segera dilakukan tes SWAB oleh pihak petugas kesehatan untuk mengetahui kondisinya positif atau negatif Covid 19,†Terang Heri.
Sementara untuk puluhan warga yang sempat mengikuti tahlilan di rumah korban, mereka dihimbau sementara untuk melakukan karantina mandiri atau pembatasan kegiatan sosial, sambil menunggu hasil tes SWAB keluarga korban.
“Jadi belum ditetapkan sebagai ODP, karena menunggu hasil tes SWAB keluarga korban. Semoga hasilnya negatif. Namun kita tetap himbau mereka untuk melakukan karantina mandiri,†imbuh Heri yang juga tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kecamatan Ciseeng.
Dengan begitu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada serta mengikuti seluruh anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, menggunakan masker dan lainnya.
Dia menegaskan, Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kecamatan Ciseeng akan segera melakukan rapat dengan seluruh pihak terkait akan diberlakukannya PSBB serentak dan selalu menguatkan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Ciseeng.
“Kami memaklumi kekhawatiran dan kewaspadaan seluruh masyarakat termasuk Pemerintah Desa. Tapi sebaiknya komunikasi dan koordinasi bisa lebih dimaksimalkan agar informasi yang disampaikan bisa lebih tepat,†pungkasnya. (Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















