Namun belakangan ini, kata dia, untuk mengembalikan modal bensin Rp 100 ribu saja sudah cukup sulit. Tak ayal, terkadang dia sama sekali tak membawa uang ketika pulang ke rumah. Padahal dia harus menghidupi seorang istri dan lima orang anak. “Untuk setoran aja sekarang bingung. Untuk bensin kan Rp 100 ribu, untuk ganti itu Rp 100 ribu buat bensin aja susah banget, berat. Sebelum ada corona mending, bisa bawa pulang uang Rp 80 ribu, bisa Rp 100 ribu,” papar Tole. Dia juga mengaku sampai sekarang ini dia belum mendapat bantuan sama sekali dari pemerintah. “Boro-boro dapet bantuan, info bantuan aja nggak ada, pendataan nggak ada. Itu bener, kan saya narik seharian,” katanya. (Bambang Supriyadi)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Pj. Bupati Bogor Terima Audiensi PT. Teknotama Lingkungan Internusa Bahas Penanganan Sampah di Kabupaten Bogor
======================================
======================================
======================================