Dedi mencontohkan, dalam pencegahan ini dirinya melakukan traking di Leuwipanjang dan di sana diperiksa 100 oran, namun dari 100 itu satu diantaranya positif. Artinya, dengan adanya positif maka ini perlu adanya deteksi dini sebagai antisipasi.
“Yang kita lakukan swab ini sebanyak 350 orang. Dari 350 itu dibagi dua, 300 sampling penumpang dan 50 untuk petugas yang berhubungan dngan penumpang dan masinis, dan lain lain,” terangnya.
Sedangkan untuk hasilnya, kata Dedi, baru keluar 3 sampai 4 hari dan hasilnya pasti diinformasikan kepada orang tersebut. “Masyarakat yang tadi di swab kita berikan melalui perorangan melalui nomor hp di formulir. Khusus positif kita komunikasikan dengan Dinkes Bogor untuk dilakukan treatmen berikutnya. Yang negatif pun kita imbau untuk isolasi mandiri,” pungkasnya.
(Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================