Viral! Petugas Covid-19 Diusir Pedagang Pasar Cileungsi

BOGOR TODAY – Ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengusir petugas COVID-19 dari Gugus Tugas Kabupaten Bogor yang diduga akan melakukan pemeriksaan. Berdasarkan video yang beredar di jejaring media sosial facebook, insiden itu terjadi Rabu (10/6/2020). Tampak dalam rekaman video amatir suasana di Pasar Cileungsi cukup mencekam ketika para massa berusaha mengusir petugas yang akan melakukan pemeriksaan. Beruntung anggota TNI dan Polri kemudian turun tangan untuk menenangkan massa. Setelah diberikan pengertian oleh anggota TNI, situasi yang tadinya memanas menjadi cair. Tidak lama setelah itu para petugas dari Gugus Tugas pergi meninggalkan Pasar Cileungsi. Terkait insiden penolakan dan pengusiran itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarin, mengatakan pengusiran itu karena kurangnya edukasi. “Ya masyarakat masih belum memahami, kita lakukan edukasi kembali kalau itu pemeriksaan salah satu untuk memutus mata rantai,” kata Mike kepada wartawan, Kamis (11/6/2020). Mike menuturkan, petugas gabungan sudah berusaha memberi pengertian kepada massa agar mau diperiksa. Sebab, sejak PSBB proposional parsial diterapkan menuju new normal, semakin banyak masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan untuk pencegahan virus. “Ini kan untuk deteksi dini,” ucap Mike. Lebih lanjut, setelah pengusiran itu Mike belum bisa berkomentar soal rencana pemeriksaan kembali di Pasar Cileungsi. Mereka masih berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat. Pasar Cileungsi sebelumnya merupakan klaster baru penularan virus corona dan masuk dalam zona merah di Kabupaten Bogor. Hingga Selasa (2/6/2020), tercatat 16 orang dari klaster Pasar Cileungsi terkonfirmasi positif COVID-19 usai menjalani tes swab. (Bambang Supriyadi) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================