Dicky menjelaskan, untuk anggaran perusahaan telah menyediakan, tentunya memakai anggaran untuk kesehatan pegawai, hanya ada pergeseran dan sudah persetujuan jajaran direksi.
“Nah untuk outsorsing juga dengan harga rapid tes yang sama, jadi RSUD Kota Bogor memberikan harga khusus rapid tes kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Jumlah anggarannya satu rapid tes masih dibawah Rp500 ribu. Untuk anggarannya yang kami miliki Insya Allah mencukupi,” jelasnya.
Dicky membeberkan, apabila ada karyawan atau dari outsourcing yang reaktif, segera ditindaklanjuti dengan melakukan swab tes. Sambil menunggu hasil swab, pihaknya akan lakukan isolasi ditempat yang sudah sediakan.
“Salah satunya kami sudah ada disiapkan di jalan Samiaji, kapasitasnya bisa maksimal 10 orang untuk isolasi. Saya berharap mudah-mudahan karyawan tidak ada yang reaktif dan semua karyawan ataupun karyawan outsourcing Tirta Pakuan sehat. Untuk hasilnya kami akan mendapatkan satu hari setelah rapid tes,” pungkasnya.
(Adit)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================