Cegah Covid 19, Perumda Tirta Pakuan Gelar Rapid Tes

BOGOR TODAY – Ratusan karyawan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menjalani rapid tes untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Perumda Tirta Pakuan pada Rabu (17/6/2020). Pengecekan 726 orang karyawan serta karyawan outsourcing ini dilakukan selama tiga hari hingga Jumat, apabila ada karyawan yang reaktif maka ditindaklanjuti dengan swab tes serta isolasi dikantor Tirta Pakuan di Jalan Samiaji, Kecamatan Bogor Utara. Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, melalui Manager Sumber Daya Manusia (SDM) Tirta Pakuan Kota Bogor, Dicky Budhi Purnama mengatakan, kegiatan rapid tes ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan Tirta Pakuan, karena diketahui saat ini di Kota Bogor ada penambahan yang cukup signifikan. “Kami Perumda Tirta Pakuan bekerjasama dengam RSUD Kota Bogor mengadakan rapid tes yang di lakukan dua hari untuk karyawan tetap Perumda Tirta Pakuan pada Rabu dan Kamis. Tempatnya rapid bisa di kantor Tirta Pakuan jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur san kedua di IPA Dekeng, Kecamatan Bogor Selatan,” ungkap Dicky usai pelaksanaan rapid di kantor Tirta Pakuan jalan Siliwangi. Dicky melanjutkan, untuk karyawan Tirta Pakuan dilaksanakan dua hari Rabu dan Kamis, sementara itu karyawan outsorsing akan dilaksanakan pada hari Jumat. “Kalau karyawan ada 426 dikurangi beberapa karyawan yang sudah tes swab ada beberpa orang. Nah, kalau outsourcing ada sekitar 300 orang. Hari ini karyawan yang ikut tes rapid ada 160 orang dan sisanya dilakukan besok,” tambahnya. Dicky menjelaskan, untuk anggaran perusahaan telah menyediakan, tentunya memakai anggaran untuk kesehatan pegawai, hanya ada pergeseran dan sudah persetujuan jajaran direksi. “Nah untuk outsorsing juga dengan harga rapid tes yang sama, jadi RSUD Kota Bogor memberikan harga khusus rapid tes kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Jumlah anggarannya satu rapid tes masih dibawah Rp500 ribu. Untuk anggarannya yang kami miliki Insya Allah mencukupi,” jelasnya. Dicky membeberkan, apabila ada karyawan atau dari outsourcing yang reaktif, segera ditindaklanjuti dengan melakukan swab tes. Sambil menunggu hasil swab, pihaknya akan lakukan isolasi ditempat yang sudah sediakan. “Salah satunya kami sudah ada disiapkan di jalan Samiaji, kapasitasnya bisa maksimal 10 orang untuk isolasi. Saya berharap mudah-mudahan karyawan tidak ada yang reaktif dan semua karyawan ataupun karyawan outsourcing Tirta Pakuan sehat. Untuk hasilnya kami akan mendapatkan satu hari setelah rapid tes,” pungkasnya. (Adit) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================