Guru Swasta di Kabupaten Bogor Minta Disdik Buka Sekolah

BOGOR TODAY – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor tengah menggodok skenario menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di sektor pendididikan pada masa PSBB yang akan berakhir 16 Juli 2020 mendatang . Disdik, saat ini masih belum memberikan keputusan soal pembukaan sekolah. Karena Kabupaten Bogor masih masuk dalam zona kuning yang dikhawatirkan ada kluster baru. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Entis Sutisna mengatakan pihaknya masih menunggu tim evaluasi Gugus Tugas Covid-19. Pasalnya Bupati Bogor, Ade Yasin sedang menyusun peraturan bupati (perbub) baru perihal itu. “Sedang kita susun, ada pemetaan wilayah bagaimana di kota bagaimana di kampung. Belum ada keputusan, kan belum ada evaluasi 14 Juli masih belajar dalam jaringan (daring). tanggal 17 kan perbup selesai, bupati sedang menyusun perbup baru masukan kepada disdik,” ungkap mantan Camat Ciampea tersebut, usai menghadiri rapat Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sektor pendidikan di gedung Serbaguna I Kabupaten Bogor, Senin (13/7/2020). Sementara, Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan banyak sejumlah guru swasta yang meminta agar sekolah segera dibuka karena berbagai alasan. Namun pihaknya menilai permintaan itu harus melihat secara kepentingan semua. Karena kesehatan lebih penting dan akan menjadi pembahasan bersama selanjutnya. “Kalau dimungkinkan seperti apa, mungkin belajarnya dibagi tiga kali pertemuan per minggu. Sementara ada guru yang harus di gaji, ada listrik, air yg harus dibayar. Tapi kegiatan itu belum diputuskan,” terang Ade Yasin. Tim gugus, dikatakan Ade, harus juga mempersiapkan sekolah mana yang siap nantinya tim monitoring turun ke lapangan agar dapat dilaksanakan kegiatan belajar meski hanya secara bergantian. “Kan presentasenya sudah dibahas mungkin 30 persen dari jumlah murid, yang penting bergiliran. Kan banyak yang terkendala sinyal. Kalau guru satu-satu ke rumah gak cukup waktu karena jarak,” tegasnya. Pihaknya pun mengaku ada beberapa sekolah swasta yang siap untuk menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Namun Ade bakal mengajukan konsep belajar yang diiringi dengan monitoring protokol kesehatan. “Rekomendasinya per sekolah kan tidak sama. maka dari itu, nanti baru rekomendasi dari kita, seperti wisata aja,” tukas Ade. (Bambang Supriyadi). Bagi Halaman
BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================