BOGOR TODAY – Juru Bicara Gugus Tugas, Syarifah Sofiah menyebut bahwa terkait pembelajaran di sekolah masih dalam pertimbangan. Meskipun banyak desakan untuk membuka sekolah-sekolah agar berlangsung belajar tatap muka. Ia menggap status Kabupaten Bogor masih belum memadai. Untuk itu, PSBB Pra AKB masih mengharuskan para siswa belajar secara online atau daring. “Kita juga memberikan penjelasan juga super hati-hati kepada mereka (waktu rapat kemarin) karena banyak sekolah sudah mau buka. Tapi, di Pra AKB ini, cuma untuk pengenalan atau MPLS tingkat SMA saja yang bisa,” terang Ipah sapaan akrabnya, belum lama ini. Ia menegaskan pola itu diserahkan kepada masing-masing sekolah untuk menentukan. Namun harus memenuhi persyaratan dengan membatasi sedikitnya 50 siswa per hari. Sedangkan tingkat PAUD hingga SMP masih belum boleh, lantaran pihaknya menyesuaikan dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri. Selain itu, aturan terkait resepsi pernikahan atau acara juga diperlonggar menjadi 30 persen dari kapasitas ruangan. “Kalau dulu kan cuma keluarga terbatas undangannya. Sekarang boleh undangan, asalkan jumlahnya tidak melampaui 30 persen dari kapasitas ruangan,”katanya. Untuk diketahui, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor terus mengalami peningkatan. Namun, statusnya belum dinyatakan terbebas dari Covid-19. Data yang dihimpun tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid19 Kabupaten Bogor, hingga Senin (20/7/2020) malam tercatat ada 281 warga yang dinyatakan sembuh. Hal itu kemudian berimbas kepada lima kecamatan di Kabupaten Bogor yang berangsur-angsur menjadi zona hijau setelah dinyatakan tak memiliki kasus positif Covid-19.  Di antaranya seperti Kecamatan Tenjo, Kemang, Rancabungur, Cariu, dan Tanjung Sari. Hal itupun diakui Syarifah Sopiah bahwa, wilayah dengan 40 kecamatan itu masih dinyatakan sebagai zona kuning di tingkat provinsi Jawa Barat. (Bambang Supriyadi) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Pesawat Sudah Dekat Bandara Tapi Tak Kunjung Mendarat? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================