Ade Yasin menyebut bahwa Jalur Puncak II diperlukan untuk memecah kepadatan voume kendaraan di Jalur Puncak Cisarua yang kerap terjadi, terlebih setiap akhir pekan.
“Pembangunan Jalur Puncak Dua harus segera dilakukan. Jalur alternatif tersebut diperlukan untuk memecah kemacetan lalu lintas di kawasan Puncak yang kian parah, terutama pada akhir pekan,†bebernya.
Selain mempermudah akses masyarakat, pembangunan jalan yang ditaksir menelan biaya Rp1,2 triliun itu bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar. Pasalnya, jika dilihat berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut, tergolong masih minim.
“Karena keinginan kita memang kuat, saya harapkan masyarakat juga ikutan gotong royong.Pembangunannya harus dipaksa karena memang kebutuhan,†pungkasnya.
(Bambang Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================