BOGOR TODAY – Semenjak adanya corona mewabah di Kota Bogor membuat pelayanan KRL di stasiun Bogor menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak (physical distancing). Akibatnya, penumpang KRL yang hendak ke Jakarta membludak hingga area parkir stasiun. Untuk mengurai kepadatan penumpang, pemerintah pusat dan propinsi hingga pemerintah Kota Bogor menyediakan bus gratis di sekitar stasiun, dan kali ini giliran Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Namun, bus yang disediakan Perum PPD dan BPTJ ini berbayar Rp 15 ribu per satu kali perjalanan Bogor-Jakarta. Direktur BPTJ, Polana B Pramesti mengatakan, pemberlakukan tarif Rp 15 ribu itu berdasarkan survei yang dilakukan terhadap penumpang KRL dan yang bisa diterima oleh masyarakat harganya segitu. “Ini baru uji coba, waktu itu kita sudah melakukan survei penumpang KRL, tarif berapa yang bisa di terima masyarakat dan hasilnya sekitar segitu Rp 15 ribu,” kata Polana usai Launching Flag Off Uji Coba Pengoperasian Angkutan Permukiman Jabodetabek Premium atau Jabodetabek Residence Connexion (JRC), di depan stasiun Bogor, Senin (3/8/2020).
BACA JUGA :  Ini Dia Kronologi H+1 Idul Adha Ayah di Serang Bunuh Anak Kandung
======================================
======================================
======================================