Hadi mengaku, herbal buatannya itu sudah dibagikan kurang lebih 20 ribu botol, dan Ia mengklaim masyarakat yang mengkonsumsi herbal buatanya itu semuanya sembuh. Kedepan, herbalnya akan diproduksi secara massal dengan menggunakan anggaran sendiri tanpa bantuan pemerintah. Tak tanggung-tanggung Ia bersama tim riset akan memproduksi sebanya 300 juta botol ukuran 100 mililiter dan hasilnya nanti dibagikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia secara gratis.
Ia mengatakan, untuk produksi secara massal itu sumber dananya dari para donatur dan angkanya mencapai 1 sampai 2 triliun rupiah untuk tahap pertama. “Untuk produksinya kita targetkan satu dua bulan ini sudah bisa berjalan,” katanya.
Setelah selesai di produksi, lanjut Hadi, pihaknya akan mendistribusikan dengan bekerja sama gugus tugas, dan juga para tokoh. “Kita juga akan menyampaikan supaya herbal ini menjadi jamu kesehatan masyarakat,” tandasnya.
(Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================