BOGOR TODAY – Patung Kapten Muslihat yang berdiri di kawasan Plaza Taman Topi Kota Bogor yang menjadi ikon sejarah perjuangan rakyat Bogor berencana bakal direlokasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Diketahui, kawasan seluas 17 ribu meter persegi tersebut bakal diubah menjadi alun-alun yang akan dilakukan pembangunannya mulai 2021 mendatang.
Pembangunan alun-alun Kota Bogor ini dilakukan seiring dengan habisnya masa kontrak PT Eksotika selaku pengelola tempat objek wisata permainan itu dengan pemerintah daerah setempat.
Kepala Bidang Pertamanan, Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Dekorasi Kota Bogor pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perumkim) Kota Bogor, Feby Darmawan menjelaskan, patung tersebut rencananya akan direlokasi ke Museum Perjuangan. Hal itu ia akui telah adanya koordinasi bersama pihak meuseum.
“Ikonnya, nanti akan diganti. Tapi masih belum dipastikan, Wali Kota Bogor ingin mengadakan sayembara terlebih dahulu untuk membuat ikon alun-alun Dewi Sartika,” kata Feby.
Ia menerangkan, pembangunan alun-alun Kota Bogor menggunakan pagu anggaran sebesar Rp15 miliar, diperkirakan pembangunan alun-alun Dewi Sartika akan memakan waktu pengerjaan selama delapan bulan.
“Yang pasti dari Rp14,6 miliar itu fisiknya dulu, nanti baru ornamennya menyusul,†ucapnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengungkapkan jika Alun-alun Dewi Sartika ini akan terintegrasi dengan Masjid Agung yang bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan dan Stasiun Bogor.
Tak hanya berupa taman, fasilitas yang ada di alun-alun Dewi Sartika, nantinya, akan memiliki jogging track, tempat bermain anak, tourism information center, pos, plaza dengan tidak merubah atau menghilangkan tanaman yang ada di lokasi.
“Pembangunan baru akan dimulai 2021 berbarengan dengan pembangunan Masjid Agung,†pungkasnya
. (Bambang Supriyadi)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================