
Terkait pembuatan jaring di tepi sungai, tambahnya, nanti akan dibicarakan dengan tim karena itu perlu ada pengurus. Termasuk, berkoordinasi dengan pemdes Ciherang, Kecamatan Dramaga. Sebab, hulu sungainya di wilayah Kabupaten Bogor.
“Ya, mungkin nanti kita akan koordinasi dengan kabupaten juga. Jadi kita mulai dulu dari kita, setelah itu baru kita bergerak untuk koordinasi dengan batas wilayah di kabupaten,” katanya.
Terpisah, Ketua GM FKPPI Kota Bogor, Andri Saleh Amarald mengapresiasi kekompakan warga di Kelurahan Margajaya dalam menata sungai Ciapus. Dengan penataan kampung itu jadi potensi ekowisata, akan memberikan dampak positif, terutama bagi sektor ekonomi warga.
“Ini sangat bagus dan memiliki potensi untuk menjadi kampung ekowisata. Kami dari GM FKPPI mendukung kegiatan warga, terutama dalam melakukan naturalisasi sungai Ciapus. Semoga menjadi manfaat dan mengairahkan sektor ekononi warga,” ucap Andri.
Sementara itu, Ketua LPM Margajaya Suganda mengaku ternyata antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengalahkan Ekowisata Margajaya.
Terbukti, selain tidak membuang sampai ke sungai. Masyarakat juga di setiap Rw peduli terhadap lingkungan. “Kita berharap Kelurahan Margajaya sebagai pintu gerbangnya Kota Bogor semakin maju,” pungkasnya
. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================