Sementara juru racik atau Pemilik Bakso Pa’De Jangkung, Iman mengatakan, dinamakannya bakso Pa’De Jangkung ini di ambil dari sebutan nama akrabnya yaitu karena memiliki postur tubuh yang tinggi, kemudian berasal dari jawa dengan sebutan Pak De.
Bahkan, Ia menjamin rasa bakso yang ada di kedai barunya itu sama dengan yang ada di Sancang maupun Bondongan. Sehingga tidak perlu diragukan lagi. “Soal rasa kita tetap jaga kualitasnya dan tetap sama dengan yang di Sancang dan Bondongan, karena bahannya kita bawa dari sana,” katanya.
Dengan adanya cabang baru ini, lanjut Pa’De Jangkung, otomatis bahan yang dibuatnya bertambah menjadi 1.200 porsi untuk tiga cabang. “Kalau target di tempat yang baru ini saya belum hitung ya, tapi kalau dilihat di dua cabang yang ada di Kota Bogor biasanya sehari mencapai 300-400 porsi, jadi kita buat bahannya untuk tiga cabang ini sebanyak 1.200 porsi,” ucapnya.
(Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================