Kemudian sehabis ashar sampai isya dalam perjalanan pulang ke rumah Syekh Ali Jaber, beliau banyak bercerita tentang kehidupannya. Saya punya banyak Guru di Madinah yang hebat-hebat pak Heru. Guru saya yang pertama adalah bapak saya sendiri, bapak saya hebatnya,”Selama 35 tahun istiqomah datang shalat berjamaah di Masjid Madinah sebelum bunyi adzan,”hebat kan! Guru saya yang ke dua, hebatnya adalah,”Istiqomah berada di shaf pertama shalat berjamaah di Masjid Madinah, pernah suatu kali Guru saya ini hanya berada di shaf ke 2, maka seharian Guruku ini menangis, menyesal karena tidak bisa berada di shaf pertama,”ujarnya. Guruku yang ketiga hebatnya adalah,”Selama 80 tahun tidak pernah terlambat takbiratul ihram shalat berjamaah di Masjid Madinah, dan wafatnya juga sewaktu takbiratul ihram pada usia 100 tahun,”terangnya. Inilah Guru-guru hebat dari Syekh Ali Jaber, maka beliau sekarang juga punya cita-cita yang hebat seperti Guru-gurunya, yaitu ingin mencetak 1.000.000 penghafal Al Qur’an (Hafidz/ Hafidzah) di Indonesia. Beliau juga berharap agar suatu saat nanti para penghafal Al Qur’an ini juga bisa menjadi Presiden. Ayo kita doakan bersama semoga cita-cita dari Syekh Ali Jaber bisa terwujud, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur merupakan keadaan negeri yang menjadi dambaan dan impian seluruh manusia dengan ciri-ciri: Negeri yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya. Negeri yang penduduknya subur dan makmur, namun tidak lupa untuk bersyukur. Jayalah Indonesiaku. (*)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================