Ia mengaku sementara ini hasil kerajinannya tidak dikomersilkan. Akan tetapi, ketika memang ada yang ingin membelinya dia mengizinkan. “Setiap kerajinan yang sudah dibuat kan saya upload di medsos, banyak orang tertarik. Pernah ada yang ingin membeli dari Klaten juga Lombok tapi saya enggak dilepas karena kurang percaya diri,” ucapnya. Tetapi, Ian menyebut jika memang ada yang berminat, dia mematok harga mulai Rp 50 ribu hingga Rp 300 ribu tergantung ukuran dan kesulitannya. Dalam sehari, kata dia, tak menentu dapat menghasilkan berapa kerajinan karena dilihat dari kesulitan produk yang ia buat. Ian mencontohkan untuk membuat miniatur truk saja prosesnya bisa sampai satu mingguan lantaran peralatan yang digunakan masih manual. “Masih manual alat-alatnya, seperti lem kayu, gunting, dan cutter. Sebenarnya sudah banyak hasil kerajinan yang saya buat, tapi banyak yang diminta, selain itu juga enggak ada tempat penyimpanannya,” tutupnya. (Bambang Supriyadi)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================