
Yang terjadi saat ini, sambungnya, semua meminta agar pelayanan kesehatan harus sempurna. Masalah Covid harus dilayani, sementara pengadaan SDM untuk melayani tidak ada, hanya mengandalkan SDM yang ada. Padahal covidnya terus bertambah. Demikian juga dengan kasus stunting. Semua meminta agar pelayanan prima, sementara stop produksi stunting kurang fokus dilaksanakan.
“Semua ribut masalah kuratifnya, tidak perduli biayanya sangat besar, tidak perduli dananya dari mana yang penting pelayanan harus bagus untuk Covid dan stunting serta penyakit menular lainnya,†kata dia.
dr. Zain meminta, agar strategi penanganan pandemi ke depan lebih mengedepankan pencegahan atau preventifnya. Sektor lain, kata dr. Zain, juga harus mendorong, mencontohkan dan menerapkan pembangunan yang berwawasan kesehatan di semua lini, pendidikan, pertanian, peternakan, industri dan sebagainya.
Kalau pendekatannya hanya pengobatan atau kuratif, kata dia, nanti yang senang pemberi modal alias peminjam modal, untuk modalin beli alat-alat untuk diagnosa dan obat.
“Yang senang pemberi modal alias peminjam modal, untuk modalin beli barang-barangnya pemodal. Yang pasti pemodal keuntungannya berlipat, bisa untuk berikan modal lagi, tanpa ada perkembangan SDM yang berkualitas, dan tanpa peranserta aktif masyarakat terwujud,†tandasnya
(Adit)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================