Abdul menjelaskan Tim Velox BIN ini diterjunkan dengan memiliki fungsi pencegahan dan deteksi dini penyebaran Covid-19. Sementara, Kepala Sekolah SMKN 1 Cibinong, Cucu Salman mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya penyemprotan dan sosialisasi dari Tim Velox BIN ini. “Manfaatnya buat kami bahwa kami sudah mulai ada siswa yang masuk dengan syarat diizinkan orangtua dan menerapkan protokol Covid yang ketat. Namun masih ada keterbatasan untik penyemprotan secara keseluruhan lingkunan dan kami terbantu dengan tim Velox yang telah melakulan penyemprotan,” ucap Cucu. Ia menjelaskan, untuk saat ini hanya 144 siswa yang datang ke sekolah, dari 2169 total jumlah siswa. Mereka bergantian 2 sift dengan siswa lainnya setiap hari. Para siswa yang datang juga hanya difokuskan untuk belajar kompetensi keahlian, sementara untuk pelajaran umum dilakukan secara daring. Sementara untuk guru juga hanya 10 persen yang masuk. “Luas sekolah 3 hektar ada 30 ruang praktek dan ada 45 kelas. Makanya cukup keteteran untuk penyemprotan. Walapun peralatan protokol covid kami sudah tersedia sesuai standar,” tukasnya. (Adit)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================