Diduga Tercemar Racun, DLH Kabupaten Bogor Bereaksi

BOGOR TODAY – Fenomena matinya ratusan lobster air tawar di Cibinong Situ Front City mengundang reaksi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Dugaan sementara, kematian ratusan lobster tersebut karena terjadinya pencemaran lingkungan dengan secara sengaja menebar racun oleh orang yang tak bertanggung jawab di Situ seluas sekitar enam hektare tersebut. Dikonfirmasi, Sekretaris DLH Kabupaten Bogor, Anwar Anggana menyebut untuk memastikan Situ tersebut tercemar racun pihaknya bakal melakukan pengambilan sampel air untuk dilakukan uji laboratorium pada Senin (12/10/2020) mendatang. “Hasilnya akan terlihat sumber pencemarnya. Jika dugaan pencemaran memang dari racun yang sengaja dibuang seseorang nantinya akan ditindaklanjuti oleh Aparat Hukum,” tegas Anwar melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (9/10/2020). Dikabarkan sebelumnya, matinya lobster tersebut kali pertama diketahui warga sekitar sejak Kamis (8/10/2020) kemarin. Bahkan iapun mengaku sempat mengumpulkan bangkai-bangkai lobster tersebut. Hingga hari ini, bangkai lobster masih nampak di pinggiran area situ dan mulai membusuk. “Tidak sengaja saya lihat banyak sekali lobster yang mati mengambang. Sudah dua hari saya lihat. Sepertinya ada yang menebar racun,” kata Sanih (37) dilokasi. Sanih pun menyayangkan jika benar ada orang memberi racun di situ. Pasalnya, jika hanya ingin mendapatkan lobster cukup dengan memasang perangkap tenggelam disertai umpan. “Padahal kalau mau cari lobster pakai perangkap aja, nggak usah diracun. Kalau diracun semua ikut mati, ikan-ikan dan udang kecil juga,” tegasnya. (B. Supriyadi). Bagi Halaman
BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================