Endang Setyawati Thohari Beri Pembekalan Budidaya Ikan di Bogor

BOGOR TODAY – Anggota DPR RI, Fraksi Gerindra Endang Setyawati Thohari kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke dapilnya yaitu Kota Bogor. Dalam kunjungannya itu, Anggota Komisi IV DPR RI untuk membuka sekaligus memberi pembekalan tentang budidaya ikan kepada puluhan kelompok ikan di RM Manjabal, Jalan Achmad Syam atau Jalan R3, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (14/10/2020). Kegiatan ini juga, Gerindra bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. Hadirnya DKPP untuk memberi materi atau pembekalan secara teknis tentang budidaya ikan.
Endang Setyawati Thohari mengatakan, bahwa pelatihan ini salah satu rangkaian program pemerintah dan juga DPR RI sebelum menyerahkan bantuan berupa benih ikan yang nantinya akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok ikan di Kota Bogor. “Nah, para kelompok ini akan kita berikan bantuan berupa benih ikan hias dan ikan konsumsi. Namun, sebelum kita serahkan tentunya para kelompok ini kita berikan pelatihan dulu, dengan tujuan agar mereka betul-betul memahami bagaimana cara membudidayakannya dengan baik hingga mendapatkan hasil panen yang berkualitas,” kata Endang disela acara. Adanya bantuan yang akan diberikan itu, lanjut Endang, bahwa ini bukti pemerintah dan DPR hadir memperhatikan warganya ditengah kondisi pandemi yang terjadi saat ini. “Jadi, kita tetap memperhatikan masyarakat. Dan saya juga mengusulkan di pelatihan ini nantinya apabila sudah memasuki masa panen, masyarakat diberi pembekalan bagaimana ikan lele bisa dijadikan beraneka ragam makanan misalnya nugget,” ujarnya. Ditempat yang sama, Kasi Sarana Prasarana Perikanan DKPP Kota Bogor Linda Yusilawati mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 31 kelompok di antaranya 5 kelompok ikan hias, 6 kelompok ikan konsumsi dan 20 kelompok budidaya ikan di dalam ember (budikdamber). “Mereka ini akan mendapat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui aspirasi Gerindra. Tapi sebelum mereka mendapat bantuan, kami memberikan pembekalan karena pada saat nanti menerima harus sesuai juknis yang sudah ditentukan oleh kementerian, jadi dari mulai persiapan sarprasnya, teknologinya termasuk pemeliharan perawatannya satu siklus sampai ikan bisa panen,” katanya. Kedepan, sambung Linda, diharapkan bahwa ini sebagai stimulus tetapi tahun-tahun berikutnya tetap berlanjut. “Jadi ini bisa berkelanjutan, ibu dan bapak-bapak ini kita berikan materi cara pembudidayaan yang baik dan benar, termasuk nanti ke arah pemasarannya juga,” tuturnya. “Mudah-mudahan dengan mereka semangat berbudidaya ada peluang menjadi nilai ekonomis bisa dijual, bisa juga di makan sendiri, apalagi di pandemi sangat bagus karena untuk memperbaiki gizi dan stamina,” tambahnya. (Heri) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================