BOGOR TODAY – Sinar mentari masih belum meninggi. Tak seperti biasanya, gerbang utama akses menuju kantor orang nomor satu di Kabupaten Bogor pun mendadak ditutup. Hanya beberapa meter dari lapangan Tegar Beriman yang begitu dikenal masyarakat terpakir satu unit alat berat jenis tendem roller milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Nada gemeretak botol kaca saling bersahutan tatkala alat berat berwarna kuning mulai menggilas ribuan botol kaca yang terhampar di jalan aspal. Raungan mesin itu penuh nafsu melumat satu persatu botol kaca yang berisi minuman haram tersebut hingga memuntahkan isinya.
Tak jauh dari lokasi, pria dengan perawakan sedang mendekat mengatur jalannya eksekusi. Ya, dia adalah kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol pp) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah.
Dia mengutarakan, pemusnahaan sebanyak 15.266 botol minuman keras (miras) merupakan 100 hari kinerja Kasatpol PP dan juga sebagai peringatan hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2020 (hari ini).
“Operasi miras merupakan hasil kerja keras Satpol PP bersama
Polres Bogor, dan TNI,” terang Agus, Selasa (10/11/2020).
Tak hanya itu, Agus juga menyebut operasi pekat merupakan program Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan daerah yang nyaman dan berkeadaban. Sehingga operasi ini harus terus dilakukan, agar terkendali dan Kabupaten Bogor menjadi aman.
“Kami dapati dari tempat hiburan malam, ada juga dari pengecer, dan sebagainya. Ini hasil operasi pekat yang kami lakukan,†ujarnya.
Minuman keras, sambung Agus sangat berbahaya, karena efek yang ditimbulkannya bisa berbuah malapetaka. Sehingga, melalui operasi pekat ini diharapkan bisa meminimalisir masalah yang ada.
(B. Supriyadi).
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================