HIPMI Optimis Produk UMKM Bogor Bisa Go Internasional

BOGOR TODAY – Dinas Koperasi dan UMKM bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor menggelar sosialisasi sertifikasi halal terhadap puluhan pelaku usaha UMKM di Hotel Asana Bogor, Jumat (18/12/2020). Kegiatan yang diikuti 80 peserta atau pelaku usaha binaan UMKM itu dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba dan Ketua HIPMI Kota Bogor Zulfikar Priyatna. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba mengatakan, kegiatan ini berawal ketika dirinya diskusi dan komunikasi dengan HIPMI, dimana dalam diskusi tersebut pihaknya menyampaikan bahwa pelaku usaha binaan UMKM ini kedepan harus bisa berdaya saing dan penjualan produknya meningkat. Artinya produk yang selama ini dibuat oleh pelaku UMKM harus mampu dijual ke luar Kota Bogor, jadi bukan hanya di Kota Bogor saja. “Tahun 2021 itu diperkirakan vaksin sudah masuk, artinya kehidupan sudah menuju normal atau kehidupan normal baru. Nah disitu sudah mulai terbuka peluang baru dan bagaimana kita bisa meningkatkan penjualan ini dan mereka bisa berperang di luar Kota Bogor, bahkan diharapkan bisa tembus ke mancanegara,” kata Samson kepada wartawan. Untuk melangkah ke arah sana, tentu kata Samson, para pelaku UMKM ini harus memenuhi beberapa persyaratan, mulai dari sertifikasi halal, izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dan lainnya, sehingga bisa masuk ke market atau pasar yang lebih besar dan luas. “Melalui kegiatan ini, output nya secara legalitas mereka harus mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB), UKM, NPWP dan itu semua harus selesai supaya setelah mengikuti kegiatan mereka sudah mengantongi ketiga berkas tersebut,” terangnya. Masih kata Samson, kolaborasi bersama HIPMI Kota Bogor ini, karena HIPMI dapat membentuk koordinasi dan kolaborasi yang menurut Diskop UMKM sangat menguntungkan. “Kegiatan ini baru pertama kali kita jalankan, rencana kita akan buat tiga angkatan. Angkatan pertama sekarang ini ada 80 pelaku UMKM di bidang kuliner,” ujarnya. Sementara itu, Ketua HIPMI Kota Bogor, Zulfikar Priyatna menuturkan, jika dilihat dari pasarnya halal industri ekonomi syariah nilainya kurang lebih sekitar 250 miliar dollar, investasi tiap tahun mencapai 1 miliar dollar. Sedangkan untuk konsumsi atau makanan, industri halal nilainya 170 miliar dollar bahkan terus bertumbuh.
BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================