Pemulung beraktivitas di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Minggu (27/12/2020). Warga sekitar TPAS Galuga mengusulkan agar pemerintah menyediakan sarana dan prasarana air bersih gratis, sarana olahraga, pembangunan jalan khusus truk pengangkut sampah, hingga jaminan kesehatan.
BOGOR TODAY – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Asnan menyebut jika lahan milik Pemkab Bogor di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, sudah krodit.
“Saat ini sampah di Galuga sudah over load,” kata Asnan, Minggu (27/12/2020).
Menurutnya, Pemkab Bogor sudah sangat membutuhkan lahan yang memadai untuk menampung sampah.
Apalagi, produksi sampah setiap harinya di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 2.800 ton. Atau bertambah sekitar 50 ton saat masa PSBB Pra-AKB dari sebelumnya sekitar 2.750 ton.
“Lahan yang kita punya juga hanya 3,7 hektar. Jauh dibandingkan lahan milik Kota Bogor di Galuga seluas 38 hektar,” ungkap Asnan.
Over load sampah yang terjadi di Galuga, memaksa Pemkab Bogor untuk sementara waktu ikut menyumbangkan sampahnya ke wilayah milik Pemkot Bogor.
Sehingga, Asnan pun berharap kontrak kerjasama antara Pemkab dan Pemkot Bogor bisa berjalan dengan baik. Khususnya dalam hal pembuangan sampah.
“Kondisinya sudah sebagian kita buang ke lahan milik Kota Bogor. Kami harap kerjasama ini bisa berjalan baik, apalagi TPPAS Nambo yang saat ini diharapkan, hingga kini belum ada kejelasan,” pungkasnya. (Adit)Bagi Halaman