BOGOR TODAY – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang didampingi Bupati Bogor Ade Yasin mendatangi lokasi banjir bandang di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (20/12021).

Menko PMK RI Muhadjir Effendy menyebutkan, bahwa terjadinya banjir bandang dirinya melihat akibat dari intensitas hujan yang sangat luar biasa, sehingga menciptakan banjir bandang efek dari badai lanina yang mempengaruhi kondisi iklim diatas rata-rata.

Untuk itu, dirinya memberi masukan dan bahan evaluasi kepada pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII untuk segera memperbanyak tanaman terbu yang memiliki daya cengkram akarnya cukup kuat di tanah gembur, sehingga kondisi lingkungan perkebunan semakin aman.

“Disitu tidak boleh ada penanaman teh, tapi nanti ditanamai tanaman keras plus tanaman terbu yang berjenis vetiver akan ditanam diwilayah yang tingkat kemiringan ekstrim,” tegasnya, Rabu (20/1/2021).

Kemudian, dirinya meminta kepada pihak PTPN VIII agar warga yang wilayahnya sangat rawan terhadap banjir dan longsor untuk segera diungsikan ke wilayah yang aman demi mengantisipasi jangan sampai terjadi banjir susulan.

“Kejadian ini kan dilingkungan wilayah PTPN sehingga relatif mudah terkendali. Tadi juga sudah saya sarankan kepada dirut PTPN supaya ada pemindahan rumah-rumah karyawan yang kira-kira rentan terhadap ancaman banjir dan longsor untuk segera dialihkan ketempat yang lebih aman,” pungkasnya. (Adit)