BOGOR TODAY – Pemukiman padat di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, menjadi salah satu wilayah yang dilintasi sungai Ciliwung. Untuk itu, Lurah Baranangsiang Juandi Rachmadja meminta kepada warga untuk tetap waspada dan siaga.

“Sekarang ini curah hujan di Kota Bogor cukup tinggi dan sering terjadi di malam hari, jadi saya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada, siaga mengingat di wilayah kami ini sebagian besar pemukimannya berada di bantaran ciliwung,” kata Juandi kepada Bogor Today.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Imbauan ini, lanjut dia, akan dimulai sejak sekarang bersama para pengurus RT, RW dan juga Bhabinkamtibmas, Bhabinsa serta Tagana yang ada di sini. Tujuannya supaya masyarakat lebih waspada dan berhati-berhati, terlebih bagi masyarakat yang berada di bantaran ciliwung dan jika terjadi sesuatu untuk segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

“Jadi jangan terlena, jangan terlalu nyenyak tidurnya, karena kan kita tidak tahu. Tapi mudah-mudahan kondisinya tetap aman, tetapi harus tetap waspada juga,” ujarnya.

BACA JUGA :  Resep Bolu Gula Merah Kukus Tanpa Telur, Lembut, Manis, dan Mekar Sempurna

Dia menjelaskan, bahwa kelurahan Baranangsiang ini terdiri 14 RW. Namun dari jumlah tersebut, sebagian besar warganya berada di bantaran ciliwung.

“Kalau dilihat dari titik rawan bencana di sini hampir setengahnya ya, dari 14 RW titik yang rawan yaitu di RW01, 03, 04, 05, 06, dan RW 12. Jadi hampir setengahnya, karena wilayah tersebut berada di bantaran sungai Ciliwung,” pungkasnya. (Heri)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================