BOGOR TODAY – Pasca viralnya iring-iringan moge menerobos petugas check point di Kota dan Kabupaten Bogor di tengah penerapan ganjil-genap serta PPKM, Jumat (11/2/2021) kemarin, Wali Kota Bima Arya Sugiarto menyatakan bakal melakukan pelacakan.

Pihaknya mengaku, baru mendapatkan kabar itu ketika beredarnya beberapa potongan video di media sosial. Melihat insiden itu dirinya secara langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri rombongan belasan moge tersebut.

“Setelah saya kroscek, bahwa Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bogor telah membuat aturan untuk meniadakan
kegiatan atau aktifitas,” terang Bima di Mapolresta Bogor, Jumat (12/2/2021) malam.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Menurutnya, kebijakan yang sudah diberlakukan pada setiap daerah mesti dipatuhi siapa pun tanpa adanya kecuali. Termasuk moge. Hal itu untuk kebaikan dan kemaslahatan semua. Terkecuali hal-hal yang sudah disepakati melalui informasi sebelum diterapkannya aturan ganjil genap di Kota Bogor. Seperti, adanya keperluan mendesak atau tujuan yang penting. Jadi, bukan untuk rekreasi apalagi hanya touring.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

“Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati aturan. Jangan mentang-mentang. Aturan dibuat untuk semua. Dan saya tadi berkoordinasi dengan Pak Kapolresta (Kapolresta Bogor Kombes Susatyo Purnomo Condro), kita sepakat untuk melakukan pelacakan,” tegasnya.

Politisi PAN ini menegaskan, aturan harus ditegakkan. Agar peristiwa serupa tidak terulang, pihaknya akan melakukan evaluasi internal dengan berkoordinasi dengan petugas di lapangan, baik dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, maupun jajaran TNI/ Polri. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================