Selain diberikan materi diatas, peserta webinar juga diajak untuk tur secara virtual ke area Unit Pengelolaan Kebersihan (UPK) SS45 dan kebun anggur di KRL SS45. Dengan demikian peserta dapat melihat via daring bagaimana praktek pengelolaan sampah yang telah dilakukan di UPK SS45 dan juga hasil budidaya anggur yang dikembangkan oleh KRL SS45.

“Peserta yang mengikuti webinar ini berasal dari berbagai kalangan dan tingkatan umur, mulai dari masyarakat umum, pelajar, Karang Taruna, serta pemerhati ataupun praktisi yang peduli terhadap lingkungan yang diseleksi secara terbatas sebanyak 20 peserta setiap sesi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Indocement sangat mendukung kegiatan lingkungan yang ada di desa mitra Indocement. Agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari sampah tentunya butuh kerjakeras dan partisipasi aktif dari setiap warga.

“Perlu dibangun adanya rasa peduli dan tanggungjawab terhadap sampah yang dihasilkan oleh masing-masing individu melalui berbagai sosialisasi, salah satunya kelas daur ulang yang dilakukan oleh Indocement ini,” ucap Gadang.

BACA JUGA :  Truk Tangki Tabrak Truk Parkir di Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Dia menambahkan, Indocement mengajak perusahaan lain untuk kedepannya dapat ikut serta mendukung kegiatan pengelolaan sampah yang ada di masyarakat sekitar, sehingga lingkungan yang bersih dari sampah dapat tercipta dan turut menggerakkan sirkular ekonomi di masyarakat setempat. (Iman R Hakim / *)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================