BANDUNG TODAY – Sektor ekonomi pun lumpah terdampak pandemi Covid-19. Aturan yang mengharuskan setiap warga untuk menjaga jarak dan mengurangi aktivitas di luar rumah, memaksa sejumlah perusahaan menurunkan intensitas produksi hingga ada gulung tikar.

Hebatnya Corona, berhasil menurunkan daya beli konsumen, meningkatkan kerugian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga menghentikan operasional dan menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar), Setiawan Wangsaatmaja mendorong agar ASN dapat terlibat dalam upaya pemulihan ekonomi Jawa Barat.

“Melalui kampanye bela negara dengan berbelanja khususnya produk UMKM. Pemprov Jabar mengajak seluruh ASN di Jabar untuk menyelamatkan perekonomian UMKM di Jawa Barat,” tegas Setiawan.

Melalui program Inovasi Cara Penjualan (ICALAN), Pemprov Jabar mendorong UMKM untuk berinovasi didalam menjalankan kegiatan usaha agar dapat menjual produk lokal yang makin sulit terjual.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemrov Jabar dan Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi (KREASI) Jabar telah menyiapkan formulasi baru yakni aplikasi borongdong.id.

“Borongdong.id adalah marketplace berisi produk UMKM Jabar yang melakukan soft launching pada Selasa 2 Februari 2021 kemarin. Dan saya minta, ASN berbelanja melalui aplikasi ini karena melalui marketplace ini ASN dapat membeli produk UMKM dengan harga yang kompetitif,” papar Kadisparbud Pemrov Jabar, Dedi Taufik.

Platform ini diluncurkan sebagai bentuk strategi Pemdaprov Jabar dalam rangka pemulihan ekonomi dan merupakan bagian dari ICALAN yang merupakan salah satu program KREASI Jabar. ASN dipilih karena merupakan target pasar khusus yang relatif tidak terdampak secara penghasilan ditengah pandemi Covid-19 sehingga memiliki daya beli yang tinggi.

Sebagai mitra KREASI Jabar dalam program ICALAN, borongdong.id yang menyajikan produk-produk yang sulit terjual dengan cepat (slow moving) ini juga berperan untuk mempercepat transformasi digital UMKM dengan target penjualan mencapai 50.000 produk UMKM Jabar  dalam waktu tiga bulan.

“Untuk mencapai target tersebut, borongdong.id mendapatkan dukungan penuh dari BJB lewat subsidi ongkir bagi UMKM yang bertransaksi menggunakan BJB digi mulai dari saat soft launching,” tandasnya. (Adit/ *)