Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini Kota Bogor berada di zona oranye dan pihaknya tengah berupaya untuk terus menurunkan angka kasus tersebut sehingga nanti bisa menjadi zona kuning.

Ia mengaku, kebijakan ganjil-genap yang diberlakukan pada Februari 2021 lalu mampu menurunkan angka covid, sehingga kebijakan ganjil-genap untuk sementara ditiadakan selama dua minggu ke depan. Meski ditiadakan, langkah berikutnya lebih kepada penguatan di wilayah atau memperkuat PPKM skala Mikro.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

“Kita melakukan simulasi agar sistem ini berjalan semua. Jadi kuncinya sekarang penguatan di wilayah, semua tindakan akan dilakukan sesuai dengan status yang ada di wilayah masing-masing,” kata Bima.

Dalam menjalankan PPKM skala mikro ini pun, dirinya menjanjikan akan menambah insentif tunjangan bagi lurah yang benar-benar bekerja dan mau turun langsung ke wilayah didalam penanganan covid tersebut.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

“Ini orang-orang petarung di lapangan resikonya besar, karena itu tunjangannya juga harus ditambah, yang lain-lain di belakang meja yang resikonya tidak besar harus iklas untuk menyesuaikan, tapi kan ini perlu ada landasan hukum semua dan ini sedang diproses. Mudah-mudahan maret ini bisa realisasi,” pungkasnya. (Heri)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================