
Disisi lain, Edo memaparkan agenda tersebut tidak hanya fokus kebermanfaatan. Akan tetapi agar seluruh bidang fokus ke pengkaderan dan pergerakan, sehingga mampu menghasilkan generasi yang terbaik.
Menurutnya, KAMMI merupakan harakatul tajnid (organisasi berbasis kaderisasi) dan harakatul ‘amal (organisasi berbasis pergerkan). Dengan demikian maka perlu adanya pengkaderan disetiap program kerja dan memberikan output yang bisa dijadikan sebagai langkah awal untuk pergerakan.
Sebagai informasi, Musyawarah Kerja tersebut juga dihadiri seluruh komisariat yang ada di wilayah Bogor, mulai dari komisariat Universitas Djuanda, Komisariat Al Wafa, Komisariat Tazkia, komisariat UIKA, komisariat Universitas Pakuan. (B. Supriyadi).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














