Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa Panca EKRAF terinspirasi dengan program besar Bupati Ade Yasin dan Wabup Iwan Setiawan dalam memajukan Kabupaten Bogor yakni Pancakarsa. Dalam paparan Kabekraf, Alfis juga menyampaikan terkait visi misi Kabekraf, masalah yang ada di lapangan, serta dukungan yang diinginkan oleh para pelaku ekraf Kabupaten Bogor.

“Data yang kami dapatkan ini sudah melewati proses kurasi dan pendalaman dari sampling yang sudah dilakukan per tanggal 16 Juli 2020 sampai 15 September 2020,” tambahnya.

BACA JUGA :  Unpad Resmi Buka Program Doktor Fisika Mulai Tahun Akademik 2026/2027, Fokus pada Riset dan Inovasi Berkelanjutan

Beberapa SKPD juga turut hadir dalam audiensi ini dan mendukung serta mengajak bersinergi dengan Kabekraf untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang sempat turun menjadi -1,19% akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Hadir bersama KABEKRAF, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai “ibu kandung” dari bidang ekonomi kreatif yang diwaliki oleh Kepala Seksi Ekraf Dadang Siradjudin. Dadang menyampaikan dukungan penuh kepada Kabekraf agar bisa segera dikukuhkan.

BACA JUGA :  Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli 2026, Pertamina Pangkas Tarif Tabung 5,5 Kg dan 12 Kg

“Supaya proses pergerakan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor ini menjadi leluasa dalam menjalankan tugasnya membantu pemerintah daerah maka harus segera dikukuhkan,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================