
Dedie menjelaskan, berbicara Kota Bogor, ini ibukota secara de facto, karena Presiden Republik Indonesia tinggal disini. Para menteri rapat di Bogor, tamu negara disambut di Bogor. Jadi memang Kota Bogor ini harus sedikit berbeda. Pertama mengakselerasi pembangunan, namun anggarannya cukup tinggi.
“Kedepan, kita masih mengharapkan banyak dari kerja-kerja, dari koordinasi antara PPAT, BPN bersama Bapenda Kota Bogor. Kami ingin kontribusi lebih tinggi sesuai dengan nilai transaksi,” jelasnya.
Menurut Dedie, Kota Bogor PR-nya masih banyak, ada dua proyek strategis nasional yakni pembangunan LRT Cibubur-Cimanggis-Bogor. Kedua, pembangunan double track Bogor-Cianjur-Sukabumi-Padalarang-Yogyakarta. Tentu dengan langkah langkah yang diambil pemerintah pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Ini akan membantu berkembangnya wilayah sehingga menjadi potensi pengembangan bisnis dan usaha di Kota Bogor,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana memaparkan, pihaknya dari tahun ke tahun mendapatkan satu amanah untuk bisa terus menerus meningkatkan pembangunan baik secara fisik maupun pembangunan untuk manusia yang ada di Kota Bogor. Pembangunan itu sendiri tentunya memerlukan dana agar bisa terlaksana sebagaimana dituangkan RPJMD.
Baca Juga : 85 Gereja di Kota Bogor Dalam Pantauan Kepolisian
Baca Juga : Pabrik Fiber Glass Hangus Terbakar
“Salah satu pendapatan yang paling utama pajak daerah Kota Bogor di era Pandemi Covid-19 ini adalah pendapatan dari BPHTB. Tahun ini kami ditargetkan sebesar Rp165 miliar, lebih besar dari tahun yang lalu dan alhamdulillah tahun lalu juga bisa melampaui target yang ditentukan setelah adanya refocusing dari target itu sendiri. Beban dan tanggung jawab kami di bapenda dalam rangka mengamankan target penerimaan tersebut tentunya tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada sinergi dengan pihak-pihak yang memang terkait dengan pengolahan BPHTB,” katanya. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















