
“Harapannya PHRI nanti akan suport dari sisi materi, supaya tidak buang waktu dan tepat sasaran materi yang diberikannya. Kita juga akan minta 2 asosiasi hotel yg bersertifikasi menjadi tenaga pelatih, narasumber dan trainer untuk di BLK ini. Ada 2 bidang yang bisa dikolaborasikan, diantaranya bidang makanan (tata boga) dan penjaga kebersihan (haouse kipping),” terangnya.
Baca Juga : Gemar Makan Ikan Bisa Tekan Angka Stunting
Baca Juga : Penyaluran BST di Cikaret Abaikan Prokes Petugas Tak Dibekali Thermogun
Dua bidang tersebut, nantinya PHRI akan mendatangkan langsung ahli dibidangnya untuk mengajarkan di BLK. diharapkan bisa mencetak para pekerja handal, profesional dan memiliki kemampuan dari latihan kerja.
“Jadi orang-orangnya juga siap kerja. Serapan dari industri juga tepat sasaran ketika mengambil karyawan dari BLK ini. Nanti saya akan bicara kepada anggota bahwa kalau bisa dikasih sedikit prioritas lulusan BLK ini untuk bisa kerj di hotel dan restoran di Kota Bogor,” tandasnya.
Baca Juga : Polisi Beberkan Penyebab Kebakaran Toko Tektile Pasar Cibinong
Sementara, Kepala UPTD BLK Enjang Nurjaman menyambut baik dan antusias rencana kerjasama yang akan dilakukan dengan PHRI Kota Bogor. “Kami menyambut baik terkait rencana kerjasama dengan PHRI.
Memang kami ingin ada penyerapan tenaga kerja hasil dari pelatihan di BLK pada dua kejuruan antara lain house kipping dan tata boga perhotelan. Kami juga menyambut baik pihak PHRI yang akan mendatangkan tenaga ahli ke BLK,” pungkasnya. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















