BOGOR TODAY – Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga terdampak COVID-19 di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor kembali disalurkan. BST dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) itu sebesar Rp 600 ribu.

Namun, dalam mekanisme penyaluran BST yang di gelar dihalaman Kantor Kelurahan Cikaret itu nampaknya tak mengindahkan protokol kesehatan (prokes), sebab masih ada warga penerima manfaat yang menggunakan masker tetapi tidak ditempat semestinya atau hanya dipakai di dagu.

Hal itu terlihat, saat Bogor-Today.com memantau proses penyaluran BST di Kelurahan Cikaret pada Jumat (16/4/2021) pagi.

Selain itu, dari pantauan di lokasi, tempat duduk yang disiapkan oleh petugas dari kelurahan tersebut tidak dibatasi atau tidak ada jarak, sehingga kerumunan pun nampak terlihat. Bukan itu saja, petugas yang berjaga di penyaluran BST ini pun tidak dibekali Thermogun atau alat pengukur suhu tubuh.

Saat dikonfirmasi, Lurah Cikaret Hasan Sutisna membenarkan bahwa anak buahnya yang membantu mengatur proses penyaluran BST itu tidak dibekali Thermogun. Sebab, kata dia, alat pengukur suhu tubuh atau Thermogun ini sedang dipinjamkan ke posyandu yang ada di wilayahnya.

“Jadi alat Thermogunnya itu lagi dipinjam oleh posyandu, tapi sampai sekarang belum dikembalikan,” kata Hasan kepada Bogor Today.

Lanjut Hasan, kasus COVID-19 diwilayahnya saat ini berada di zona kuning. “Masih berada di zona kuning,” ucapnya.

Sedangkan jumlah keluarga penerima manfaat untuk BST ini, kata dia, sekitar 400-an. “Untuk jumlahnya sekitar 400an,” tutupnya. (Heri)