BOGOR TODAY – Bulan Ramadha menjadi momentum untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Seperti yang dilakukan peserta didik di SMA Pesat yang memiliki motto baru School Of Talent (SOT).

Usai mengadakan pesantren kilat (Sanlat) secara virtual, OSIS SMA Pesat menutup kegiatan Sanlat ini dengan memberikan bantuan sosial kepada warga sekitar sekolah.

Baca Juga : Buku Guru Kolonial Vs Siswa Milenial Solusi Dunia Pendidikan Era Sekarang

“Selain itu, bansos juga diberikan kepada Ponpes Daarul Tauhid Kota Bogor dan Ponpes Assyifa Bojongbaru, Kabupaten Bogor. Kegiatan Bansos yang diikuti dengan antusias pengurus OSIS ini dilaksanakan pada hari Jumat kemarin,” ujar Kepala SMA Pesat, Mukhti Baehaqi.

Mukhti – begitu disapa – menuturkan, kegiatan Bansos ini murni disponsori orang tua atau wali murid, tentu saja pihak sekolah mengapresiasi kegiatan sosial tersebut.

Baca Juga : Yayasan Al Ikhlas Tamansari Persada Bogor Berbagi Kebahagiaan

“Semoga tahun depan jumlah donasi semakin banyak, sehingga paket sembako dan uang yang diberikan ke warga sekitar dan ponpes tambah banyak,” harap dia.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Nurlis Suryani merasa senang karena dapat mengikuti secara langsung bersama perwakilan guru dan pengurus OSIS melakukan kegiatan bakti sosial kepada warga dan Ponpes.

Baca Juga : Forum Alumni STM Bogor Raya Bahagiakan Puluhan Anak Yatim

Sementara Pemerhati Pendidikan Kota Bogor, Heru B Setyawan yang hadir dalam acara tersebut mengaku bangga dengan kiprah milenial mengadakan Bansos ini.

“Anak muda lancar dan sukses mengadakan Bansos, sementara ada pejabat yang tersandung kasus Bansos. Jadi saya lega, ternyata masih ada sila ke 5 dari Pancasila yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang telah dipraktekkan oleh OSIS SMA Pesat,” pungkasnya. (Aditya)