BOGOR TODAY – Video memilukan dari seorang gadis Palestina berusia 10 tahun yang mengungkapkan kesusahan dan frustrasinya dengan air mata mengalir di wajahnya baru-baru ini menjadi viral.

Dilansir dari situs world of buzz, Selasa (18/5/2021) anak berusia 10 tahun tersebut bernama Nadine Abdel-Taif, salah satu dari banyak warga Palestina yang kehilangan rumah mereka karena serangan udara Israel, meninggalkan mereka dalam keadaan shock dan kehancuran.

Baca juga : Palestina Meminta Dukungan Indonesia Akhiri Tindakan Kekerasan Israel

Dalam video tersebut, Nadine terlihat sedang melihat-lihat reruntuhan rumah di belakangnya bersama beberapa anak lain di sekitarnya. Dia kemudian mengungkapkan kesusahannya saat dia merasa tidak berdaya sehingga dia tidak dapat berbuat apa-apa tentang situasi tersebut karena dia masih kecil.

Baca juga : Tiga Pemimpin Negara Asia Mengutuk Kekerasan Tindakan Zionis Israel

“Aku tidak bisa melakukan apa pun, kamu melihat semua ini. Apa yang Anda harapkan dari saya? Memperbaikinya? Saya baru berusia 10. Saya tidak bisa menghadapi ini lagi, “kata Nadine.

Dia kemudian berbicara tentang ambisinya untuk menjadi dokter karena dia ingin membantu orang-orangnya, tetapi dia tidak dapat melakukannya.

“Semua ini ketika saya melihatnya, saya benar-benar menangis setiap hari. Saya berkata pada diri saya sendiri, mengapa kita pantas menerima ini? Apa yang kami lakukan untuk ini? Keluarga saya mengatakan mereka membenci kami. Mereka hanya tidak menyukai kami karena kami adalah Muslim. ”

Baca juga : Kecam Agresi Militer Israel, Buruh Se Indonesia Bakal Datangi Kantor PBB

Pada akhirnya, dia menekankan bahwa mereka semua hanyalah anak-anak dan bertanya “mengapa mereka perlu mengirim rudal hanya untuk memusnahkan kita”. Ini tidak adil, tambahnya.

Video memilukan itu telah menjadi viral di semua platform media sosial, sehingga tidak mungkin bagi siapa pun untuk tidak meneteskan air mata. (Worldofbuzz/B. Supriyadi).