
Dadang menjelaskan, sebelum dilakukan pengaktifan kembali, diperlukan sejumlah susunan untuk kesiapan pengoperasian kembali Stasiun Pondok Rajeg. Untuk itu pentingnya dilakukan survei lapangan sehingga mengetahui kondisi lapangan sebelum dilaksanakan.
“Dari survei lapangan akan diketahui kebutuhan dan hal lain yang perlu dilakukan sebelum dilakukan pengoperasian kembali stasiun,” terang Dadang.
Dadang mengungkapkan, Stasiun Pondok Rajeg merupakan salah satu sarana transportasi alternatif dan memberikan kemudahan kepada masyarakat.
“Apalagi Stasiun tersebut berada di dua wilayah, yakni Kabupaten Bogor dengan Kota Depok, sehingga pemanfaatannya dapat lebih efisien dan memberikan manfaat kepada masyarakat dua daerah,” ucap Dadang.
Baca Juga : PohonSetinggi 12 Meter Tumbang, Aliran Listrik Padam
Dirinya berharap, Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Pusat, dan Provinsi, dapat bersinergi merealisasikan pengaktifan kembali Stasiun Pondok Rajeg. Hal itu untuk memberikan kemudahan transportasi kepada masyarakat khususnya pengguna Commuter Line.
“Kami ingin reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg dapat direalisasikan sebagai upaya kolaboratif,” tukasnya. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















