BOGOR TODAY – Untuk kedua kalinya, ratusan calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Bogor batal berangkat ke Tanah Suci. Batalnya calhaj ke Tanah Suci lantaran pemerintah Arab Saudi belum memberikan izin kepada Pemerintah Indonesia, mengingat kasus pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) masih melanda dunia.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kementerian Agama Kota Bogor, A. Jaelani membenarkan bahwa tahun ini tidak ada agenda pemberangkatan calhaj asal Kota Bogor ke Tanah Suci. Seharusnya, lanjut dia, tahun ini kurang lebih ada 984 calhaj yang berangkat untuk menunaikan ibadah haji.

“Iya betul. Ini sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat,” kata Jaelani saat di konfirmasi Bogor Today, Senin (7/6/2021).

Ia menuturkan, tak diberangkatkannya para calhaj ini sebagai tindak-lanjut dari keputusan Pemerintah Pusat melalui Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas terkait kepastian tidak ada pemberangkatan haji di 1442 Hijriah.

Keputusan ini diambil lanĀ­taran melihat kondisi panĀ­demi Covid-19 yang masih melanda dunia. Sehingga kesehatan dan keselamatan jiwa jamaah lebih utama dan harus dikedepankan.

Jaelani menegaskan, bahwa semua biaya para calhaj yang tidak berangkat tahun ini masih tetap ada dan aman. “Kalau biaya awal tetap ada dan aman,” pungkasnya. (Heri)