BOGOR TODAY – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) tak melulu menjadi peringatan seremonial yang selalu menampilkan beragam keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang saat ini dipimpin Bima Arya Sugiarto.

Justru, di momentum inilah Pemerintah Kota Bogor harus mengevaluasi berbagai program yang selama ini dinilai tidak maksimal dan perlu diperbaiki.

DPRD selaku Lembaga Perwakilan Rakyat yang memiliki fungsi pengawasan mencatat ada beberapa poin yang perlu diperbaiki, salah satunya memperbaiki laporan keuangan dan memperbaiki pengamanan aset yang belum lama ini menjadi perhatian KPK.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, Hari Jadi Bogor (HJB) ke 539 ini masih berada ditengah kondisi yang memprihatinkan, karena masih ditengah Pandemi COVID-19.

Namun demikian, dirinya mengingatkan kepada Pemerintah Kota Bogor untuk selalu mengevaluasi agar hal-hal yang tidak penting tidak usah kembali dilakukan di tahun-tahun.

“Pesan kami di HJB ini, pertama tentu evaluasi. Hal-hal yang tidak penting dan tidak perlu itu harus di evaluasi sehingga tidak dilakukan di tahun berikutnya,” kata Atang Trisnanto kepada wartawan usai Rapat Paripurna HJB ke 539 di Gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (3/6/2021).

Kemudian, lanjut Atang, Pemkot harus percepat semua program pembangunan yang sudah dianggarkan dari sejak awal tahun 2021.

“Jadi, jangan sampai nanti program pembangunan yang sudah kita rencanakan akhirnya tidak terserap secara optimal, padahal anggaran ini penting untuk memicu kemajuan ekonomi masyarakat,” ungkap Atang yang juga Ketua DPD PKS Kota Bogor ini.

Masih kata Atang, dalam proses pengawasan yang selama ini dilakukan DPRD melihat bahwa Pemkot di dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan
diharapkan agar lebih baik lagi, karena ada beberapa PR yang harus diselesaikan.

“PR yang harus diselesaikan itu diantaranya memperbaiki laporan keuangan, termasuk memperbaiki pengamanan aset Kota Bogor sehingga aset aset yang banyak ini bisa betul-betul dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (Heri)