BOGOR TODAY – Dua orang anak kecil bernama Muhammad Luki (5) dan Muhammad Ali (5) warga Kampung Peundeuy, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor hanyut terbawa arus kali Ciliwung, Minggu (20/6/2021) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, peristiwa hanyutnya dua orang anak kecil itu terjadi pada Minggu (20/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga : Perkosa Nenek-nenek, Sopir Angkot di Tangerang Teracam di Bui 12 Tahun

Berdasarkan informasi yang diterima BPBD, sambung Theo, bahwa keduanya sedang mengikuti acara kenaikan kelas atau perpisahan yang biasa di sebut tradisi samenan. Kemudian keduanya pergi dari acara tersebut tanpa diketahui orang tuanya, guru dan teman-temannya.

Baca Juga :  Ratusan Pengusaha Kafe dan Restoran Bakal Kibarkan Bendera Putih

“Waktu itu memang kondisi hujan sedang deras. Dan keduanya dikabarkan hilang pada pukul 16.00 WIB. Kemudian orang tua korban langsung menghubungi Linmas (Perlindungan Masyarakat) setempat untuk meminta bantuan mencari anaknya yang hilang,” kata Theo melalui keterangan pers yang diterima Bogor Today, Senin (21/6/2021).

Setelah melakukan pencarian di wilayah tersebut ditemukan sebuah pakaian dari salah satu korban yang hilang berada dipinggiran sungai ciliwung. “Dengan bukti tersebut orang tua korban dan linmas berasumsi bahwa dua korban ini berenang dan hanyut di sungai saat hujan,” lanjut Theo.

Masih kata Theo, dengan ditemukannya pakaian dari salah satu korban, pencarian pun dimulai dengan menyisir sungai Ciliwung. Saat pencarian, ditemukan korban atas nama Muhammad Luki (5). Korban ditemukan sekitar kurang lebih 500 meter dari lokasi ditemukannya pakaian korban. Korban pun langsung dibawa ke RSUD Ciawi.

Baca Juga :  Negara Berikan Fasilitas Mewah Untuk Isolasi Mandiri Para Anggota Dewan

“Mendapat informasi hilangnya dua orang korban, personel TRC BPBD Kota Bogor langsung menuju ke lokasi tersebut dan meninjau lokasi dari hilangnya korban. Saat ini, Personil TRC BPBD Kota Bogor sudah berkoordinasi dengan Lurah Pandansari, Linmas Pandansari dan Potensi SAR di Pos Pantau Bendungan Katulampa,” ujarnya.

Masih kata Theo, pencarian terhadap satu orang korban yang belum ditemukan itu timnya pun hari ini kembali melanjutkan pencarian di sekitar sungai Ciliwung dengan titik kumpul di Pos Pantau Bendungan Katulampa Bogor. (Heri)