Saifullah bercerita bahwa ia dan istrinya sempat terpapar Covid19 tanpa gejala sepulang reses dari Kalimantan sekitar empat bulan lalu . Kala itu, ia memilih untuk dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, agar tidak menular kepada keluarganya yang lain.

Saat itu, ia mengatakan langsung ditagih puluhan juta untuk jaminan selama dirawat. Meski demikian, ia tetap membayarnya bukan dengan dana negara walau berstatus anggota Komisi I DPR yang merupakan mitra kerja TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

“Sama sekali tidak meminta keringanan agar saya terhindar dari fitnah menerima gratifikasi. Perusahaan saya kebetulan saya berlatar belakang pengusaha membayar biaya perawatan saya dan istri selama 14 hari ratusan juta rupiah,” kata dia.

Dikabarkan sebelumnya, Sekretariat Jenderal DPR melalui surat bertitimangsa 26 Juli dan diteken Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menyatakan telah bekerja sama dengan beberapa hotel untuk menyediakan fasilitas isolasi dan karantina bagi para anggota dewan hingga stafnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala (OTG) hingga gejala ringan-sedang.

BACA JUGA :  Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

Indra beralasan fasilitas isoman diberikan karena anggota DPR memiliki mobilitas tinggi di daerah pemilihan mereka. Ia mengatakan bahwa fasilitas isolasi sebelumnya di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan mendapat komplain karena berpotensi menularkan ke penghuni kompleks parlemen lainnya.
(rzr/CNN/B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================