“Untuk kompetisi sepak bola ini memang rutin kami lakukan setiap tahunnnya. Kali ini melibatkan 13 RT yang berada di Desa Pangradin dan dibuka dengan atraksi pencak silat,” terangnya.

Dengan dibukanya atraksi pencak silat ini, sambung Deni dapat memajukan pemuda pemudi yang berada di Desa Pangradin agar lebih mengenal dan mencintai Budaya.

BACA JUGA :  Mencari Rezeki Bernilai Ibadah, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan Sebelum Memulai Pekerjaan

Sementara, Pimpinan Perguruan Silat Medal Cahaya Keturunan, Abah Topik mengucapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh kepala desa serta panitia pelaksana acara, karena para penggiat seni budaya dan tradisi asli dari Pangradin dilibatkan dalam kegiatan.

BACA JUGA :  Lift Hotel di Sukaraja Macet, Dua Perempuan Terjebak

“Kami berharap kepada pemerintah yang lebih tinggi dari Pemerintahan Desa (Pemdes) atau lembaga terkait untuk memberikan perhatian lebih kepada kami para penggiat budaya dan seni tradisi agar semua ini tidak hilang seiring kemajuan zaman.” pungkasnya. (Didin/CR).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================