BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Akhir-akhir ini cuaca di Bogor, baik kota maupun kabupaten selalu di guyur hujan. Intensitas pun cukup deras, sehingga mengakibatkan volume air yang mengalir ke bantaran sungai cukup tinggi.

Bukan itu saja, sampah-sampah yang berada di sungai pun cukup banyak dan menyebabkan aliran di sungai tersumbat, begitu pun pengolahan air baku yang masuk ke IPA milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ikut terdampak.

Untuk itu, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengajak kepada masyarakat untuk peduli dan menjaga lingkungan sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai.

BACA JUGA :  Kehabisan Obat, ODGJ di Cariu Bacok Tetangga

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf mengatakan, saat musim hujan tiba di daerah hulu baik itu sungai Cisadane atau Ciliwung membuat petugas akan kerepotan membersihkan sampah yang bersaring di screen kanal atau saat masuk ke IPA.

“Sampah yang nyangkut di screen ini akan mempengaruhi kuantitas air baku dari intake ke IPA, sehingga menurunkan debit air bersih ke pelanggan. Nah, tugas kami adalah menjaga, agar kualitas dan kuantitas air baku tetap sesuai standar,” kata Ardani Yusuf, Kamis (19/8/2021).

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Maka dari itu, lanjut Ardani, pihaknya mengajak dan meminta kepada masyarakat yang berada di hulu maupun DAS Ciliwung dan Cisadane untuk tidak membuang sampah ke sungai.

“Kami mohon kepada masyarakat di daerah hulu maupun DAS Cisadane dan Ciliwung untuk tidak buang sampah ke sungai, karena secara langsung akan merugikan saudara saudara kita yang membutuhkan pasokan air bersih,” ujarnya.

“Yuk mulai sekarang kita jaga kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai,” tambahnya. (*/Hery)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================